BYD Perkuat Ekosistem Mudik EV, Hadirkan Posko Fast Charging hingga Dealer Siaga Nasional

BYD Perkuat Ekosistem Mudik EV, Hadirkan Posko Fast Charging hingga Dealer Siaga Nasional

MATA SULSEL, JAKARTA – Produsen kendaraan listrik BYD menghadirkan solusi komprehensif bagi pengguna electric vehicle (EV) selama periode mudik Lebaran 2026 melalui program layanan bertajuk Journey with Confidence.

Program ini mencakup penyediaan posko mudik di titik strategis, fasilitas pengisian daya cepat (fast charging), layanan pemeriksaan kendaraan, hingga dukungan jaringan dealer siaga di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), populasi EV nasional tercatat meningkat signifikan dari sekitar 43 ribu unit pada 2024 menjadi lebih dari 104 ribu unit pada 2025. Secara kumulatif, penjualan EV kini telah menembus sekitar 175 ribu unit.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik.

“Perjalanan mudik merupakan salah satu momen mobilitas terbesar. Kini semakin banyak keluarga yang percaya diri menggunakan EV untuk perjalanan lintas kota, termasuk mudik,” ujarnya.

Menurutnya, kendaraan listrik kini tidak lagi hanya digunakan untuk mobilitas harian, tetapi mulai menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh berkat dukungan teknologi dan ekosistem yang semakin matang.

Dari sisi efisiensi, BYD mencatat penggunaan EV untuk rute Jakarta–Surabaya dengan jarak sekitar 800 kilometer berpotensi menghemat biaya lebih dari 40 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Untuk mendukung perjalanan tersebut, BYD menghadirkan enam posko mudik di sepanjang jalur tol Trans Jawa. Posko ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti pemeriksaan kendaraan ringan, konsultasi teknis, area istirahat, hingga pengisian daya kendaraan listrik, termasuk DC fast charging di titik utama.

Adapun lokasi posko tersebar di sejumlah rest area strategis, di antaranya KM 57 Karawang, KM 228A Cirebon, KM 379A Batang, hingga KM 575A Madiun untuk arus mudik, serta KM 229B Cirebon dan KM 62B Karawang untuk arus balik.

Selain posko, BYD juga menyiapkan 21 dealer siaga yang tetap beroperasi selama periode puncak mudik pada 19–23 Maret 2026. Dealer tersebut tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia dan menyediakan layanan darurat, perawatan kendaraan, hingga akses pengisian daya.

Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedilah, menegaskan bahwa kesiapan layanan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kenyamanan pengguna EV selama perjalanan mudik.

“Dukungan ini mencakup layanan sebelum, selama, hingga setelah mudik. Kami ingin memastikan pengguna kendaraan BYD dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang karena dukungan teknis selalu tersedia,” katanya.

Tak hanya itu, BYD juga menghadirkan layanan General Safety Check yang berlangsung sejak 20 Februari hingga 20 April 2026 di seluruh jaringan dealer resmi. Layanan ini mencakup pemeriksaan menyeluruh kondisi kendaraan guna memastikan performa tetap optimal selama perjalanan.

Dengan kombinasi teknologi kendaraan, jaringan pengisian daya, serta layanan purna jual yang terintegrasi, BYD menilai kendaraan listrik kini semakin layak menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, BYD memperkuat posisinya sebagai salah satu penggerak utama percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus mendorong transformasi menuju mobilitas ramah lingkungan di masa depan. (*) 


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *